Kesulitan Mahasiswa Dalam Pembuktian Matematis: Problem Matematika Diskrit
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Anwar, L., Nasution, S. H., Sudirman, S., & Susiswo, S. (2018). Proses Berpikir Mahasiswa Dalam Membuktikan Proposisi:Konseptualisasi-Gambar. Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 2(2), 46-56.
Asroni, A., & Adrian, R. (2016). Penerapan metode K-means untuk clustering mahasiswa berdasarkan nilai akademik dengan Weka Interface studi kasus pada jurusan Teknik Informatika UMM Magelang. Jurnal Semesta Teknika, 18(1), 76-82.
Darmawan, P. (2017). Berpikir Analitik Mahasiswa dalam Mengonstruksi Bukti Secara Sintaksis. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 154-165.
Gosset, E. (2003). Discrete Matheamtics with Proof. New Jersey: Pearcon Education inc.
Kusnandi. (2008). Pembelajaran Matematika dengan Strategi Abduktif-Deduktif untuk menumbuhkembangkan Kemampuan Membuktiakan pada Mahasiswa. (Unpublished Disertation). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Moore, R.C. (1994). “Making the Transition to Formal Proof”. Educational Studies in Mathematics, 27, (3),249-266.
Mujib, A., & Suparingga, E. (2013, November). Upaya Mengatasi Kesulitan Siswa dalam Operasi Perkalian dengan Metode Latis. In Makalah Dipresentasikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika.
Mujib A., Darhim. (2015). Analysis Of Student Difficulties In Constructing Mathematical Proof On Discrete Mathematics Course. Proceeding MSCEIS 2015, 49-55
Mujib, A., Darhim, Kartasasmita, B. G. (2016). Evaluate the process of creative thinking of students in constructing mathematical proof. International Journal of Education and Research. 4 (11), 287-296.
Mujib, A. (2016). Pengembangan Kemampuan Pembuktian dalam Matematika Diskrit Menggunakan Pengajaran Berbasis DNR. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 “Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset”. 1, 122-138.
Mujib, A. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Menggunakan CRI pada Mata Kuliah Kalkulus II. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 181-192.
Muhamad, N. (2017). Pengaruh Metode Discovery Learning untuk Meningkatkan Representasi Matematis dan Percaya Diri Siswa. Jurnal Pendidikan UNIGA, 10(1), 9-22.
Perbowo, K. S., & Pradipta, T. R. (2017). Pemetaan Kemampuan Pembuktian Matematis Sebagai Prasyarat Mata Kuliah Analisis Real Mahasiswa Pendidikan Matematika. KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 81-90.
Pfeifer, K. (2009). “The Role of Proof Validation in Students’ Mathematical Learning”. Proceeding of the British Society for Research into Learning Mathematics, 29, (3), 79-84.
Recio, A.M. & Godino, J.D. (2001). Institutional and Personal Meanings of Mathematical Proof. Educational Studies in Mathematics. 48. 83-99.
Schwarz, B. & Kaiser, G. (2009). “Profesional Competence of Future Mathematics Teachers on Argumentation and Proof and How Evaluate It”. Proceeding of ICMI Study 19 Conference: Proof and Proving in Mathematics Education, 190-195.
Simalango, M. M., Darmawijoyo, D., & Aisyah, N. (2018). Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pisa pada Konten Change And Relationship Level 4, 5, dan 6 di SMPN 1 Indralaya. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 43-58.
Suryana, A. (2015). Analisis kemampuan membaca bukti matematis pada mata kuliah statistika matematika. Infinity Journal, 4(1), 84-95.
Weber, K. (2001). Student Difficulty in constructing Proof: the need for Strategic Knowledge. Educational Studies in Mathematics. 48. 101-119.
Yusuf, A. M. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian gabungan. Prenada Media.
DOI: https://doi.org/10.54314/jmn.v2i1.68
JURNAL MATHEDUCATION NUSANTARA ISSN : 2614-512X (Print) ISSN : 2614-5138 (Online) Published by Program Pascasarjana UMN Al Washliyah











